Kenali Penyebab dan Alasan Kenapa Judi Online Dilarang Untuk Dilakukan

Betbandarqq – Ada banyak. Akan tetapi, sebelum membahas hal tersebut, kenali dulu apa itu judi. Secara umum judi merupakan permainan yang menggunakan uang maupun barang lainnya sebagai taruhan. Tujuannya untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar dari sebelumnya. Dengan kata lain, orang yang berjudi mengharapkan akan dapat keuntungan besar dengan jerih payah yang sedikit. Permainan yang melibatkan unsur berharapa akan menang atas dasar untung-untungah disebut judi (Pasal 303 ayat (3) KUHP.

Namun, judi tidak cukup hanya dengan mengandalkan keahlian seperti para professional lainnya. Semakin sering diasah, semakin terampil. Judi tidak demikian, judi juga mengandalkan keberuntungan dan faktor kebetulan saja. Tidak ada dalam sejarah orang yang menjadi kaya karena menang taruhan judi. Mungkin saat mereka menang, mereka akan memiliki banyak harta tapi biasanya hanya bertahan sementara lantaran tergoda untuk bermain lagi dan memicu kekalahan lebih banyak lagi.

Sejak dulu judi sudah menjadi permainan yang sudah dikenal banyak orang. Orang-orang yang berharap dapat kaya mendadak karena menang main judi. Bila dulu judi harus dilakukan dengan cara pergi ke suatu tempat. Saat ini judi semakin marak dengan cara online, semakin mudah diakses. Sehingga haruslah diedukasi bahwa judi apapun bentuknya, tidak membawa pada kebaiakn. Oleh karena itu, mari simak ulasan mengenai penyebab dan alasan kenapa judi online dilarang berikut ini.

Judi Online Dan Keburukannya

Beragam permainan judi online dan hadiah yang ditawarkan, membuat pecinta permainan betbandarqq online dengan sistem taruhan ini semakin hari semakin banyak. Selain karena kemudahan akses yang ditawarkan, juga cara permainan yang mudah, membuat beragam hadiah yang ada terlihat sangat menggiurkan. Beragam permainan judi online yang belakangan ini sangat banyak peminatnya, seperti  Sbobet Sportbook, Live Casino, Poker, Bola Tangkas, Togel  dan Game Tembak Ikan yang usernya berjumlah luar biasa. Padahal, di balik semua nilai jual tersebut, ada ancaman yang tidak main-main mengenai judi online.

Sebagaimana diterangkan dalam Al-quran, Allah SWT telah  berfirman dalam Al-Maidah ayat 90 dengan arti, “Jelas sekali disebutkan bahwa minum khamar (minuman yang memabukkan), berjudi, menyediakan sesajen untuk berhala, mengikuti undian dengan panah, adalah perbuatan syaitan. Perbuatan setan itu haram. Janganlah sekali-sekali mengikuti perbuatan setan karena barang siapa mengikutinya, maka ia termasuk ke dalam golongan tersebut sebagai pengikut setan.” Itu penjelasan pertama mengenai penyebab dan alasan kenapa judi online dilarang.

Selain itu, diterangkan juga pada Al-Qur’an QS. Fathir ayat 6 yang memperingatkan bahwa setan adalah musuh yang nyata. Mereka selalu memberikan tipu daya agar manusia menjadi penghuni neraka. Sehingga bujuk rayu dan tipu dayanya sangat berbahaya. Menyebabkan manusia merasa baik-baik saja meski sudah terjerumus dalam lubang kesesatan.

Jadi larangan dan ancamannya sudah jelas ya. Bila tidak ingin terjerumus ke dalam neraka, maka menjauhlah dari kegiatan berjudi. Judi termasuk ke dalam beberapa dosa besar dalam Islam selain berzina dan mabuk-mabukan. Pastinya disebabkan oleh mudhartnya yang banyak. Tentu ada banyak penyebab dan alasan kenapa judi online bisa dikatakan haram.

Selain dalam Al-quran, juga ada dalam hukum negara ini. Pemerintah Indonesia sesungguhnya telah melarang perjudian sejak tahun 70-an. Undang-Undang tahun 1974 no. 7 mengenai Penertiban Perjudian dan semua yang terkait dengan perjuadian dihapus karena tidak sesuai dengan aturan agama sekaligus moral Pancasila. UU ini menjelaskan bahwa semua kegiatan perjudian merupakan kejahatan.

Penyebab dan alasan kenapa judi online dilarangnya tertuang pada Pasal 27 ayat (2) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang informasi dan Transaksi Elektronik (“UU ITE”) dilanjutkan dengan Undang-Undang Pasal 45 (2) UU 19/2016 bahwa siapa saja yang terlibat dalam pembuatan dan penyebaran Dokumen Elektronik yang terkait perjudian, maka akan dipidana dengan penjara maksimal 6 tahun dan atau denda maksimal 1 milyar rupiah. Hukuman yang tidak menyenangkan sekali bukan?

Kerugian Dari Judi Online

Dalam agam dan negara, judi sangat tegas dilarang. Berjudi itu permainan yang banyak kerugiannya. Bahkan sangat menyengsarakan. Biasanya sekali menang sedikit, orang  akan tergoda untuk berjudi lagi.

Selanjutnya akan menghabiskan uang hasil kemenangan dengan harapan mendapat keberuntungan yang lebih dari sebelumnya. Sayangnya, hal itu hanya angan-angan belaka. Karena yang ada malah semakin merugi karena semakin tersedot untuk mengeluarkan lebih banyak uang lagi. Sehingga menjadi salah satu penyebab dan alasan kenapa judi online dilarang.

Rasa kecanduan  ,harta habis tidak karuan, terlilit hutang, keluarga berantakan, permusuhan antar teman, menjadi beberapa alasan yang turut membuat judi semakin masuk akal kenapa dilarang keras. Karena judi memang seburuk itu, baik judi secara offline maupun online. Apalagi untuk judi online, karena kemudahan akses dan fleksibel, bisa-bisa malah disorientasi dengan lingkungan.

Sebab terlalu asyik hidup dalam dunia maya untuk menghabiskan pundi-pundi uang virtual dalam meja taruhan. Jika uang virtual habis, maka godaan untuk menukar uang real dengan virtual semakin besar. Dari pada mengabiskan uang dalam ajang judi, sebaiknya manfaatkan waktu untuk urusan lain yang lebih baik. Yakinkan diri sendiri mengenai penyebab dan alasan kenapa judi online dilarang serta hentikan angan-angan bahwa judi akan membuat diri dan keluarga menjadi kaya raya.

Alih-alih memperkaya diri justru kemelaratan yang akan didapat serta terjerat hutang yang tidak ada manfaatnya. Selain itu, hindari membaca berita-berita atau pun mengunjungi situs-situs judi online.  Hal ini akan memancing rasa penasaran dan kembali menggelorakan semangat berjudi.

Demikianlah penyebab dan alasan kenapa judi online dilarang. Semoga terhindar dari semua itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *